Sejarah Batu Akik

Sejarah batu akik pada mulanya terjadi melalui proses geologi sebagaimana batuan lainnya, misalnya melalui diferensiasi magma, metamorfosa, atau sedimentasi.

Pada mulanya pembentukan itu dimualai dari aktivitas dapur magma di perut Bumi. Kemudian batuan cair yang bersuhu di atas 1.000 derajat celsius ini terus bergerak ke atas dalam selubung atau mantel Bumi. Di luar mantel bumi ini terdapat lapisan yang disebut dengan kerak Bumi. Kerak bumi tersebut tersusun dari lempeng-lempeng yang terus bertumbukan sehingga mengakibatkan banyak retakan. Kemudian tekanan yang sangat kuat ini menyebabkan magma keluar ke permukaan.

Sejarah batu akik tersebut berangsur-angsur naik ke permukaan, cairan ini menyebabkan berbagai batuan yang dilewati oleh cairan panas tersebut menjadi larut. Maka disini terjadilah proses hidrotermal atau lebih dikenal dengan pelarutan. Sehingga dengan proses hidrotermal itulah mulai terbentuknya batu akik tersebut.

Sejarah batu akik pada dasarnya dimulai saat larutan hidrotermal itu semakin mendingin dikarenakan semakin dekat dengan permukaan. Sambil berjalan ke atas, dia mengisi rekahan dan pori-pori batuan, dan bahkan mengisi fosil kayu sehingga membatu. Batuan akik tersebut terbentuk oleh tudung-tudung silika atau larutan hidrotermal, yang tentunya tidak terlalu jauh dari permukaan. Temperaturnya kira-kira 300 derajat celsius.

sumber : http://www.batuakiktermahal.com/sejarah-batu-akik-proses-alamiah-terbentuknya-batu-akik-yang-indah.html

You may also like...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *